Seru dan Edukatif! Petualangan Anak PG-TK A di Pelita Desa Penuh Tantangan dan Keceriaan

Santatheresiadepok.sch.id – Kegiatan PG-TK A hari ini diisi dengan karyawisata ke Pelita Desa di di Putat Nutug, Kec. Ciseeng, Kabupaten Bogor yang berlangsung meriah dan penuh pengalaman seru. Anak-anak tampak sangat gembira saat mengikuti berbagai aktivitas didampingi para guru, kepala sekolah, dan suster. Kepala Sekolah PG/TK Santa Theresia Depok, Julita Djuminah, S.Pd mengatakan selama kegiatan hari ini, anak-anak menikmati beragam permainan menarik seperti tarik tambang yang penuh semangat, serta mengikuti senam bersama dalam barisan. Anak-anak juga diajak mengenal kehidupan pedesaan dengan mencoba berbagai aktivitas tradisional. Mereka belajar menikmati jagung muda rebus, naik perahu bambu di muara, hingga mencoba tantangan fisik seperti bergelantungan di tali, berjalan di atas susunan balok di air, melintasi gantungan tali, dan berjalan di atas pipa di area muara. Selain itu, anak-anak juga mendapatkan pengalaman edukatif seperti menumbuk padi di lesung panjang, mendampingi kerbau saat membajak sawah, belajar menanam padi, menepis beras, hingga mencoba memeras susu sapi. Tak kalah seru, mereka juga diajak merasakan pengalaman menjadi nelayan dengan mencari ikan menggunakan jala. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keseruan, tetapi juga memperkenalkan anak-anak pada kehidupan alam dan kearifan lokal secara langsung.*

Natal & Tahun Baru SanTher: PG/TK Rayakan Secara Unik Bersama Suster dan Frater

  Santatheresiadepok.sch.id – Anak-anak PG/TK Santa Theresia Depok memilih merayakan sukacita Natal dan Tahun Baru di pelataran depan kelas, sementara kakak-kakak mereka, siswa SD dan SMP, merayakan di gereja Santo Herkulanus Depok. Menurut Kepala Sekolah PG/TK Yulita Djuminah, SPd, anak-anak asuhnya dikenal super aktif, karakter yang sangat berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, bersama suster Iren dan seorang frater, anak-anak PG/TK merayakan sukacita Natal dan Tahun Baru pada Jumat (12/1/24), ditemani oleh para gurunya. Sementara orangtua menunggu dengan setia, membiarkan anak-anak bercengkrama, bermain, bernyanyi sambil menggenggam kado Natal. Sesi foto bersama teman-teman sesuai kelompok atau kelas pun menambah warna pesta, apalagi anak-anak tampil dengan kostum yang menarik dan unit bernuansa Natal.*